TNI AL Kerahkan 5 KRI Bantu Penanganan Bencana Zona di NTT

Dapatkan promo member baru Pengeluaran SDY 2020 – 2021.

Merdeka. com semrawut Basis Besar TNI AL menyampaikan lima KRI untuk menunjang penanganan korban bencana alam akibat siklon Seroja yang terjadi di 18 kabupaten/kota di Nusa Tenggara Timur (NTT). Salah satu di antaranya merupakan kapal rumah lara.

“Satuan suruhan penanggulangan bencana TNI AL dalam hal ini Lantamal VII Kupang, kita dibantu oleh pemimpin di Mabes sekarang ada lima KRI, ” kata Komandan Lantamal VII Kupang Laksamana Perdana IG Kompiang Aribawa pada Antara di Kupang, Senin (12/4).

Lima KRI yang diperbantukan buat penanganan bencana alam dalam NTT itu antara asing: KRI Ahmad Yani, KRI Oswald Siahan, KRI Makassar yang merupakan KRI panti sakit, KRI Kambani, dan KRI Escolar.

Orang nomor satu dalam Lantamal VII Kupang itu menambahkan, beberapa KRI tersebut sebelumnya sudah mendistribusikan sandaran ke korban bencana zona di Lembata dan Adonara, yakni KRI Oswald Siahaan dan KRI Ahmad Yani. Keduanya mendistribusikan bantuan lantaran Presiden Joko Widodo, sandaran dari istri-istri kabinet, mengikuti bantuan dari Dharma Bumi.

“Nah hari ini KRI Ahmad Yani akan berangkat ke Sabu Raijua untuk menyalurkan tumpuan yang dikumpulkan di Kota Kupang untuk korban kesedihan alam banjir bandang dalam kabupaten itu, ” ujar dia.

KRI Ahmad Yani sendiri sebelumnya bertolak dari Lembata di Sabtu (10/4) lalu lalu tiba di Kupang di Minggu (11/4) kemarin. Serupa mengisi bahan bahan & logistik, proses memuat tumpuan ke atas KRI dikerjakan pada Minggu (11/4) kemarin. Kapal langsung berolak ke Sabu Raijua, Senin (12/4) pagi.

Metode distribusi bantuan juga mau dilakukan KRI Oswald Siahaan dari Maumere, Kabupaten Sikka, ke Alor yang serupa terkena banjir bandang hasil dari Siklon Seroja. “Bantuan itu adalah bantuan lantaran panglima TNI untuk objek bencana alam di kawasan itu, ” ujar tempat.

Sementara tersebut KRI Makassar sudah pergi dari Mabes TNI AL dan akan ditempatkan tengah Lembata untuk membantu pengerjaan korban bencana alam dengan sakit. [yan]