Tim Khusus Dibentuk Membubarkan Warga Berkerumun Tanpa Protokol Kesehatan di Bandung

Merdeka. com – Masyarakat dengan berkerumun dan melanggar protokol kesehatan tubuh akan diburu hingga dibubarkan sebab tim khusus yang dibuat oleh Polda Jabar dan Pemerintah Praja Bandung. Tim tersebut bernama Mobile Covid Hunter.

Dalam tim terdapat anggota gabungan TNI , Polri serta Satpol PP. Tujuan adanya tim ini untuk mengendalikan penyebaran virus dari kerumunan yang melanggar protokol kesehatan.

“Nanti dipasangi stiker bertuliskan ‘Mobile Covid Hunter’. Ini launching saja, kegiatannya sudah dilakukan yang lalu-lalu. Kita terbuka supaya terkendali, ” ujar Kapolda Jabar Irjen Rudy Sufahriadi dalam Mapolrestabes Bsndung, Rabu (23/9).

Tim tersebut akan mendatangi tempat-tempat yang dianggap potensial memproduksi orang berkerumun. Mereka akan menutup warga yang terlihat tidak memakai masker atau tidak menjaga tenggang.

Ia menilai sikap ini perlu dilakukan agar lonjakan kasus maupun sebaran virus bisa dikendalikan. Pasalnya, semenjak diberlakukan kebijaksanaan Adaptasi Kebiasaan Baru, perhatian masyarakat mengenai protokol kesehatan sudah berangkat agak pudar.

“Ini mengantisipasi agar tidak ada lonjakan. Jadi tugasnya keliling, kalau ada kerumunan kita bubarkan, tujuannya tersebut, ” tegas Rudy.

Sementara itu, Wakil Wali Praja Bandung Yana Mulyana menjelaskan kalau keberadaan tim ini sekaligus mengingatkan bahwa penyebaran virus yang mempunyai nama lain corona ini sedang ada.

“Bagaimana kita semua terus mengingatkan masyarakat kalau pandemi Covid-19 itu masih ada meskipun di zona apapun, ” pungkasnya. [gil]