Terduga Pengedar Narkoba Meninggal sudah Diperiksa di Polresta Pontianak

Info seputar HK Hari Ini 2020 – 2021.

Lepas. com – Seorang terduga pengedar narkotika berinisial MF (29) ditemukan meninggal dan tergeletak di tangga ruang tangsi Polresta Pontianak. MF meninggal setelah sempat menjalani penyeliaan oleh petugas.

Kapolresta Pontianak, Kombes Penuh Leo Joko Triwibowo membenarkan kejadian tersebut. Tahanan asal Kecamatan Pontianak Timur, Kota Pontianak, itu ditemukan meninggal setelah ditangkap dan melaksanakan pemeriksaan dengan kondisi menyakitkan berbusa.

“Terduga pengedar narkoba MF terlihat dalam kondisi tidak bernyawa atau meninggal di nikah masuk ruang tahanan narkotika Polresta Pontianak, ” cakap Leo Joko, Rabu (19/5). Dikutip dari Antara.

Leo menjelaskan, sebab pemeriksaan secara fisik, pihaknya tidak menemukan kekerasan pada tubuh korban. Terkait perkara itu, pihak keluarga serupa menolak untuk dilakukan autopsi dan memilih langsung dimakamkan pada Rabu sore.

“Jenazah MF sudah kami serahkan kepada bagian keluarga untuk dilakukan pemakaman hari ini juga, ” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Kapolresta Pontianak menambahkan, kronologis penangkapan kepada terduga pengedar narkoba MF, yakni pada Minggu (16/5). Saat itu personel sejak Polresta Pontianak menangkap MF atas dugaan sebagai pengedar sabu di kawasan Pasar Flamboyan Pontianak.

Saat dilakukan penggeledahan terhadap MF, tidak ditemukan bahan bukti, tetapi dia terindikasi sedang dalam pengaruh narkoba sehingga tetap dibawa untuk diperiksa di Mapolresta Pontianak.

“Dari hasil pemeriksaan dan pengakuan MF, dirinya baru saja menggunakan narkotika jenis sabu di tempat orang tuanya dalam Gang Stabil Kecamatan Pontianak Timur, dan juga mengesahkan menggunakan barang haram itu sejak berusia belasan tarikh, ” ungkapnya.

Dia menambahkan, MF statusnya baru terduga karena tak ditemukan barang bukti, tetapi dia diperiksa masih pada pengaruh narkoba.

“Saat kami temukan MF, di mulutnya ditemukan atau dalam keadaan berbusa serta tidak kami temukan luka memar di seluruh tubuhnya, sehingga kuat dugaan dia over dosis, ” sebutan Kapolresta Pontianak. [cob]