Teratas Arus Mudik Terjadi 30 April, 15. 800 Instrumen Melintas Tol Solo-Ngawi

Promo menarik pada undian Data SGP 2020 – 2021.

Merdeka. com – Seperti telah diprediksi sebelumnya, puncak arus mudik Lebaran 2021 sebelum diberlakukan larangan, terjadi pada 2 Mei lalu. Pada akhir pasar tersebut, sebanyak 15. 800 kendaraan melintasi ruas pungutan Solo – Ngawi.

“Puncak arus mudik sementara ini terjadi di dalam tanggal 30 April 2021, lalu lintas mencapai 15. 800 kendaraan, ” perkataan ujar General Manajer Cara dan Operasional JSN, Saktia Lesan Dianasari, saat dihubungi merdeka. com, Kamis (6/5).

Sementara itu pada hari-hari terakhir menjelang pelarangan mudik, 6-17 Mei, jumlah kendaraan yang melintas di tol sepanjang 91 kilometer tersebut justru menurun. Pada Selasa (4/5) awut-awutan jumlah kendaraan yang melintas sebanyak 15. 100. Sedangkan pada hari terakhir, Rabu )5/5) kemarin turun menjadi hanya 14. 300 instrumen.

“Hari terakhir kemarin masih kalah sebanding tanggal 30 April dengan mencapai 15. 800 instrumen, ” katanya.

Pada hari peniadaan pegangan ini, pihaknya mulai melakukan penyekatan di 2 gerbang tol, di Jawa Pusat dan Jawa Timur. Pada Jawa Tengah penyekatan dilakukan di Gerbang Tol Sragen dan Jawa Timur pada Gerbang Tol Ngawi

Wanita yang erat disapa Tia itu memasukkan, sampai dengan hari itu, kapasitas gardu eksisting sedang mencukupi untuk volume berarakan lintas yang ada. Jadi masih belum ada program untuk memfungsikan gardu satelit.

“Meskipun begitu kami sudah melakukan pengecekan terhadap semua gardu satelit. Semua siap digunakan andaikata memang nanti diperlukan di melayani pengguna jalan pungutan, ” pungkas Tia.

Sebelumnya PT JSN memprediksi puncak arus mudik Lebaran akan terjadi di hari Minggu, 2 Mei 2021, atau sebelum kekangan mudik diberlakukan pada H-7 hingga H+3 atau 6-17 Mei.

“Kami memprediksi arus mudik belakang di tanggal 2 Mei hari Minggu ini. Sabtu mungkin juga ada kemajuan, karena orang-orang akan mengejar waktu sebelum tanggal 6 Mei, ” katanya.

Kendati ada regulasi larangan mudik, dikatakannya, PT JSN tetap menyiapkan tim untuk memantau arus mudik dan balik. Meski tersedia penyekatan saat balik Lebaran nanti, JSN memprediksi volume lalu lintas akan mencapai pada puncak pada Kamis 13 Mei. Diperkirakan 22. 000 kendaraan akan berjalan di sepanjang tol Tunggal – Ngawi. [ray]