Satpol PP DKI Tutup Tiga Wadah Usaha di Tebet

Jackpot hari ini Result Sidney 2020 – 2021.

Merdeka. com – Satuan Petugas Pamong Praja (Satpol PP) Kota Jakarta Selatan menutup 3 tempat usaha makan dan menelan di Kecamatan Tebet, karena menentang Seruan Gubernur (Sergub) No 17 Tahun 2020.

“Tiga tempat usaha ini melanggar metode jam buka usaha, sesuai Sergub dibatasi hingga pukul 19. 00 WIB, ” kata Wakil Camat Tebet, Iwan K Santoso pada Jakarta, Jumat (25/12).

Dia menyebutkan, ketiga tempat usaha, yakni kedai kopi, kafe lingkup, dan tempat makan emperan pada sekitar Balai Sudirman. Ketiganya diberi sanksi penutupan selama 1×24 tanda. Ketiga tempat usaha tersebut kedapatan petugas yang tengah berpatroli, menentang Sergub No 17 Tahun 2020 pada Kamis (24/12) sesuai periode berlakunya seruan tersebut.

Sergub 17/2020 tentang Pengendalian Kegiatan Masyarakat dalam pencegahan Covid-19 pada masa libur Natal 2020 serta Tahun Baru 2021. Sergub itu tidak hanya mengatur pengetatan 3M di rumah, tapi juga menetapkan jam operasional kantor, pusat perbelanjaan hingga tempat makan.

Dalam Sergub tersebut, pada 24-27 Desember 2020 serta 31 Desember 2020 sampai dengan 3 Januari 2021, kegiatan usaha seperti restoran, pusat perbelanjaan, dan kafe diharapkan dapat berhenti beroperasi pada pukul 19. 00 WIB.

Iwan menegaskan, pihak kecamatan sudah mensosialisasikan kepada para pemilik cara agar mematuhi aturan yang sudah di keluarkan oleh Pemda DKI, mulai dari seruan gubernur maupun instruksi gubernur.

“Pihak kecamatan menyampaikan langsung kepada pemilik usaha yang ada di daerah Tebet, namun masih ada kira-kira yang membuka usaha lebih sejak jam operasional yang telah ditentukan, ” ujarnya seperti dilansir sejak Antara.

Setelah ada penertiban ini, diharapkan tempat-tempat daya yang ada di wilayah Tebet dapat mematuhi aturan tersebut, jadi tidak ada lagi yang tersentuh sanksi dan virus Covid-19 bisa ditekan.

“Mudah-mudahan sampai tanggal 3 Januari dapat dimengerti oleh warga dan para karakter usaha untuk mematuhi aturan tersebut, ” tutup Iwan.

Sesuai aturan Sergub 17/2020, penegakan disiplin dilakukan oleh Satpol PP didampingi personel Kepolisian dan TNI .

Komandan Satpol PP Kecamatan Tebet, komarudin mengatakan ketiga tempat usaha dengan ditertibkan tersebut sudah berbohong kepada petugas, karena beralasan tidak keahlian aturan yang dimaksud.

Padahal, lanjut dia, pihaknya telah menyosialisasikan jam usaha bagi para-para pemilik usaha yang ada di Kecamatan Tebet.

Komarudin, pada saat patroli Kamis itu sepanjang Jalan Supomo, sejumlah wadah usaha sudah menutup tempatnya, namun ada satu tempat yang berharta di depan Balai Sudirman tak tutup di tambah melayani karakter makan di tempat.

“Karena itu kita melakukan penutupan tempat usaha 1×24 jam, ke depan agar pemilik usaha ingat bahwa jam operasional hanya datang jam 19. 00 dimulai sejak tanggal 24 hingga 27 Desember, ” ujarnya.

Komarudin berharap ke depan para pemilik usaha dapat mematuhi aturan yang di keluarkan oleh pemda, biar bisa berusaha dengan lancar di masa pandemi Covid-19. [fik]