Satgas Nemangkawi Bantah IPW Tutur Helikopter Ditembaki KKB

Jackpot hari ini Result Sidney 2020 – 2021.

Merdeka. com – Kepala Humas Satgas Nemangkawi Kombes M. Iqbal Alqudussy membantah, terkait pernyataan Ind Police Watch (IPW) dengan menyebut adanya baku tembak antara TNI -Polri dengan Gabungan Kriminal Senjata (KKB). Perkara itu disebut terjadi pada 27 April 2021 berserakan, di Lumawi, Kamp Makki, Distrik Ilaga Utara, Kabupaten Puncak.

“(Baku tembak di Lumawi, Kamp Makki) Hoaks. Makki sudah bulan lalu, bulan Mei, ” kata Iqbal saat dikonfirmasi merdeka. com, Jumat (30/4).

Tidak hanya itu, Iqbal serupa membantah terkait Helikopter Karakal yang dikatakan telah ditembaki oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) saat melakukan jalan evakuasi.

Bahan yang diperoleh IPW, Helikopter Karakal dari Bandara Ilaga menuju TKP di Negeri Lumawi untuk mengevakuasi 3 anggota TNI yang luka ke Bandara Timika malang mendarat. Sebab, heli Karakal terus menerus ditembaki sebab kelompok KKB. Untuk itu heli masih standby pada Bandara Aminggaru Ilaga

“(Helikopter Karakal ditembak KKB) Hoaks, ” ujarnya.

Kapolri Perintahkan Anak Buah Langsung Kejar KKB

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menegaskan, dirinya telah memerintahkan anggotanya untuk melakukan penangkapan terhadap Ikatan Kriminal Bersenjata (KKB) yang ada di Papua. Peristiwa ini ia sampaikan, terakhir dari tewasnya anggota Jajaran Bhayangkara dalam baku tembak dengan KKB beberapa zaman lalu.

“Saya perintahkan kepada seluruh bagian Satgas yang bertugas, kerjakan terus pengejaran terhadap KKB yang ada di Papua. Terus berjuang, negara tidak boleh kalah, ” logat Sigit di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Rabu (28/4).

“Lakukan perjuangan, lakukan langkah-langkah terbaik dengan bisa saudara-saudara semua laksanakan, dan kami pimpinan Polri dan seluruh jajaran dengan ada di Polri jadi untuk mensupport apapun dengan diperlukan dalam rangka melangsungkan penegakkan di Papua, ” sambungnya.

Beri Penghargaan Terhadap Bagian

Selain itu, jenderal bintang 4 ini memberikan penghargaan kepada satu anggota Satgas Nemangkawi yang tewas dalam baku tembak dengan KKB.

“Kami dari adat Polri memberikan penghargaan dengan setinggi-tingginya kepada almarhum & memberikan kenaikan pangkat asing biasa dengan gelar anumerta, ” ungkapnya.

Penghargaan juga diberikan kepada dua anggota Polri yang lain yang juga tertembak di dalam melaksanakan tugasnya. Keduanya diketahui atas nama Ipda Anton dan Bripka Muhammad Syarifudin yang saat ini sedang dalam perawatan.

“Kami selaku pimpinan Polri juga memberikan reward terhadap 2 prajurit tersebut yaitu kenaikan pangkat luar biasa dan kesempatan untuk memasukkan prioritas pendidikan, ” jelasnya.

“Dalam kesempatan ini tentunya saya terus memberikan motivasi kepada segenap anggota yang melaksanakan perintah di Papua untuk langsung bersemangat dan tidak dapat kendor dengan peristiwa dengan terjadi, ” tutupnya. [rhm]