Prostitusi Online Tawarkan Siswi SMA Dibongkar, Dua Muncikari Diciduk

Merdeka. com – Petugas Unit Pelayanan Hawa dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Mojokerto, Jawa Timur, membongkar usaha prostitusi online yang ada pada wilayah Kecamatan Pacet, Mojokerto. Kapolres Mojokerto AKBP Dony Alexander sejak pembongkaran kasus penjualan manusia itu ditangkap dua pria yang berperan sebagai muncikari.

“Dua pria itu adalah SMR masyarakat Desa Jetis, Kecamatan Jetis serta MAM warga Desa Wonorejo, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto, ” katanya saat rilis kasus ini dalam Mapolres Mojokerto, dilansir Antara, Rabu (7/10).

Ia menyampaikan, modus operandi kasus ini ialah menawarkan jasa kepada lelaki hidung belang untuk melakukan hubungan layaknya suami istri.

“Dua orang itu ditangkap dengan zaman yang berbeda. Pelaku SMR ditangkap pada 12 September sementara MAM diringkus pada 28 September, ” ucap dia.

Dia menjelaskan, korban muncikari berumur 18 tahun tetapi masih duduk pada bangku sekolah. Dari aksinya tersebut, kedua pelaku mendapatkan keuntungan bervariasi antara Rp200 ribu dan Rp300 ribu dari pemesan lelaki indra belang Rp1 juta.

“Korban pertama mendapat Rp700 ribu dan yang kedua mendapat Rp800 ribu itu setelah lelaki hidung belang memberi uang sejumlah Rp1 juta kepada muncikari, ” ungkap-nya.

Ia menjelaskan, untuk pelaku SMR yang korbannya bani di bawah umur dijerat pencetus 296 KUHP dan pasal 506 KUHP dengan ancaman hukuman satu tahun 4 bulan penjara.

“Sementara pelaku MAM dijerat dengan pasal 88 juncto pasal 761 undang-undang nomor 35 ataupun tahun 2014 atau pasal 296 KUHP dan pasal 506 KUHP ancaman hukumannya 10 tahun tangsi, ” katanya. [eko]