Petugas Amankan Ratusan Liter Miras Tanda Tikus di Kepulauan Talaud

Merdeka. com – Aparat Ke polisi an kembali memorakporandakan peredaran minuman keras (miras) jenis Cap Tikus di wilayah tapal batas RI-Filipina, tepatnya di Pelabuhan Lirung, Kabupaten Kepulauan Talaud, Sulut. Ada ratusan liter miras tradisional tersebut yang diamankan polisi.

Miras itu disimpan di sebuah toilet dek 3 kapal KM Barcelona II rute Manado–Talaud era tiba di Pelabuhan Lirung, Kamis (15/10) pukul 07. 00 Wita. Keberadaan miras ilegal ini terendus oleh Satuan Reserse Narkoba Polres Kepulauan Talaud.

Jumlah miras yang diamankan sebanyak 438 liter, di dalam 1. 400 buah botol berukuran 600 ml, yang dikemas dalam dos berjumlah 35 buah, dan dimasukkan di dalam karung plastik berjumlah 17 sak. Terbongkarnya kasus ini berdasarkan keterangan masyarakat.

“Anggota kami kemudian memeriksa dek kapal, serta benar ditemukan ratusan liter miras yang dimaksud, ” ungkap Kasat Narkoba Polres Kepulauan Talaud Iptu Derry Eko Setiawan.

Derry mengatakan, saat ini pemilik ratusan liter miras tersebut masih dalam penyelidikan anggotanya. “Diduga miras itu diselundupkan dari Manado serta nantinya akan diperdagangkan di provinsi Kabupaten Kepulauan Talaud, ” ujarnya.

Barang bukti ratusan liter miras kemudian diamankan di Mapolres Kepulauan Talaud.

Kapolres Kepulauan Talaud AKBP Kawasan Kusuma S Irawan saat dikonfirmasi mengatakan pihaknya akan terus mencegah dan menindak masuknya minuman tulang di Kabupaten Kepulauan Talaud.

“Kami imbau kepada awak untuk tidak mengkonsumsi miras, selain berdampak terhadap kamtibmas, juga buah pada gangguan kesehatan, ” imbau Irawan di Mapolres Kepulauan Talaud.

Reporter: Yoseph Ikanubun
Sumber: Liputan6. com [fik]