Perkiraan Banjir, Anies Tinjau Pengerukan Setu Babakan

Merdeka. com – Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan melakukan pemantauan program Grebek Lumpur di Setu Babakan, Jakarta Selatan, Sabtu (17/10). Anies mengatakan, program pengerukan lumpur kali, sungai, atau waduk dalam Jakarta untuk mencegah banjir dan mengantisipasi adanya genangan air saat musim penghujan.

“Hari ini meninjau Gerebek Lumpur dalam Setu Babakan, salah satu jalan Pemprov DKI Jakarta untuk mengantisipasi musim penghujan, ” kata Anies dikutip dari akun instagramnya @aniesbaswedan, Minggu (18/10).

Anies mengatakan bahwa pengerukan Setu Penjatahan sudah dikerjakan sejak bulan Juli lalu oleh Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta. Anies menambahkan, danau yang menjadi tempat wisata favorite warga Jakarta tersebut dikeruk sampai dua meter secara mengerahkan hingga 3 kali lipat alat berat atau eskavator.

“Danau seluas 34 hektare ini mengalami pendangkalan di titik selatan. Sehingga kita lakukan pengerukan sampai dua meter agar daya tampungnya bertambah, ” katanya.

Selain Setu Babakan, Setu Mangga Bolong juga sedang dikeruk. Kedua setu ini memiliki peranan penting sebagai resapan air dalam Jakarta Selatan.

Serupa yang diketahui, Dinas SDA mengerahkan 8. 000 personel yang tersebar di lima wilayah administrasi Jakarta dalam melaksanakan program Grebek Lumpur. Terdapat sebanyak 13 aliran kali yang menjadi sasaran utamanya di dalam program ini yang terbagi pada lima wilayah kota.

Rencananya, program ini akan langsung dilakukan sampai akhir tahun 2020. Anies Baswedan maupun wakilnya, Riza Patria rutin melakukan peninjauan kepada program Grebek Lumpur untuk membenarkan programnya ini berjalan dengan mampu. [eko]