Palembang Zona Merah Covid-19, Dinkes Imbau Operasi Yustisi Kembali Digelar

Jackpot hari ini Result HK 2020 – 2021.

Merdeka.com – Kota Palembang kembali berstatus zona merah penyebaran Covid-19 setelah terjadi peningkatan angka terkonfirmasi positif dalam beberapa hari terakhir. Melihat kondisi tersebut, Dinkes berharap operasi yustisi kembali digelar untuk meningkatkan disiplin protokol kesehatan masyarakat.

Kasi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Dinas Kesehatan Palembang, Yudhi Setiawan, mengungkapkan penyebab utama semakin banyaknya kasus baru Covid-19 lantaran kendornya disiplin protokol kesehatan masyarakat yang sebelumnya diterapkan masyarakat. Kemungkinan lain adalah virus yang makin kuat dan makin bertambah tipenya sehingga orang mudah terinfeksi.

“Penyebabnya karena dua kemungkinan itu. Dalam dua minggu terakhir, kasus konfirmasi positif selalu banyak dan sekarang Palembang kembali zona merah,” ungkap Yudhi, Selasa (15/12).

Untuk mencegah penularan terus bertambah, pihaknya meminta pemerintah setempat memaksimalkan peran lintas sektor yang terkait dalam memantau kepatuhan masyarakat terhadap protokol kesehatan. Cara itu dinilai cukup efektif kembali memberikan sosialisasi sekaligus pemberian sanksi bagi pelanggar.

“Kami imbau menjalankan lagi operasi yustisi dalam penegakan Peraturan Wali Kota Palembang Nomor 27 Tahun 2020,” kata dia.

Sementara itu, Kabid Surveilans dan Imunisasi Dinkes, Sumsel Yusri, menjelaskan aktivitas masyarakat sangat berpengaruh terhadap penambahan kasus corona. Penularan tergantung kesadaran dan disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan.

“Kalau aktivitas meningkat kasus cenderung meningkat. Itulah kecenderungan kasus Covid-19 fluktuasi,” ujarnya.

Menurutnya, zona merah Covid-19 di Palembang akibat kasus baru terus naik dan angka kematian tinggi. Hal itu berdasarkan penilaian setiap minggu dan status berubah jika terjadi penurunan kasus sebesar 50 persen.

“Ini menjadi perhatian semua pihak agar kondisi segera membaik,” kata dia.

Berdasarkan data Dinkes Sumsel per 14 Desember 2020, jumlah kasus Covid-19 di provinsi itu sebanyak 10.335 orang. Sebanyak 8.589 pasien di antaranya sembuh (83,11 persen) dan 561 orang meninggal (5,43 persen). Sementara di Palembang pada periode yang sama, kasus positif sebanyak 4.670 orang. Sebanyak 3.630 pasien sembuh dan 255 orang meninggal dunia. [lia]