Mencuraikan Luncurkan Program Edukasi Zat putih telur Ayam dan Telur buat Tekan Angka Stunting

Dapatkan promo member baru Pengeluaran SDY 2020 – 2021.

Merdeka. com – Upaya menurunkan angka stunting terus dilakukan Pemerintah Daerah (Pemda) Provinsi Jawa Barat (Jabar). Melalui rencana Edukasi Protein Ayam dan Telur, diharapkan semakin penuh pihak yang menaruh menggubris terhadap persoalan kesehatan itu.

Program Edukasi Protein Ayam dan Telur diluncurkan Wakil Gubernur Jabar Uu Ruzhanul Ulum dan Ketua TP PKK Menerangkan Atalia Praratya Ridwan Sempurna dalam acara JAPRI (Jabar Punya Informasi) di Gedung Pakuan, Kota Bandung, Sabtu (29/5/2021).

Pak Uu –sapaan Wagub Jabar– mengatakan, program tersebut berniat menekan kasus stunting secara meningkatkan kesadaran dan nilai konsumsi daging ayam serta telur masyarakat Jabar. Pokok, mengonsumsi daging ayam dan telur menjadi salah satu cara mencegah stunting.

“Kegiatan kali ini adalah sebagai bentuk responsif pemerintah untuk bagaimana mengatasi stunting melalui (peningkatan konsumsi) protein unggas, ” kata Pak Uu.

Sebagai salah satu daerah penghasil daging ayam serta telur terbesar di Indonesia, stok kedua komoditas itu akan aman di Jabar. Tinggal bagaimana kesadaran klub akan pentingnya mengonsumsi keturunan ayam dan telur langsung ditingkatkan.

Pak Uu berharap program itu akan terus tumbuh serta dilakukan di 27 kabupaten/kota di Jabar. Jika tersebut terwujud, kasus stunting dalam Jabar bakal terus menghunjam dan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) akan menyusun.

Wagub Menggambarkan Uu Luncurkan Program Les Protein Ayam dan Telur untuk Tekan Angka Stunting ©2021 Merdeka. com

“Kegiatan saat ini mudah-mudahan membawa manfaat serta juga bisa merambat ke kabupaten/kota yang lain. Intinya perhatian terhadap kesehatan serta gizi anak bagi yang akan meneruskan kepemimpinan negara ini harus dipersiapkan, ” ucapnya.

“Mudah-mudahan dengan kegiatan kali itu ada keseimbangan linier jarang Jawa Barat sebagai pencetus unggas terbesar, tetapi dibuktikan dengan masyarakatnya sehat, balitanya tidak ada lagi yang stunting, ” imbuhnya.

Dalam peluncuran program tersebut, Pemda Provinsi Mencuraikan menyalurkan 5. 000 belakang ayam dan 50. 000 butir telur ayam ras kepada masyarakat di lokasi rawan stunting di lima kabupaten/kota, yakni Kabupaten Bandung, Kabupaten Bandung Barat, Tanah air Bandung, Kota Cimahi, dan Kabupaten Sumedang.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Jabar Jafar Ismail memaparkan sejumlah haluan dari program Edukasi Zat putih telur Ayam dan Telur. Mula-mula adalah meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya gizi khususnya protein hewani dari ayam dan telur.

Selain itu, program tersebut bertujuan meningkatkan angka penggunaan daging ayam dan telur masyarakat Jabar, membangkitkan kesadaran masyarakat akan pentingnya kelengkapan gizi, serta menyatukan segenap stakeholder keunggasan untuk melaksanakan promosi melalui kampanye dan edukasi gizi.

Wagub Jabar Uu Luncurkan Program Edukasi Protein Ayam dan Telur untuk Tekan Angka Stunting ©2021 Mandiri. com

“Misi kami menyelenggarakan kegiatan ini adalah untuk mengedukasi masyarakat tentang manfaat keturunan ayam dan telur jadi sumber gizi, juga menciptakan citra positif mengenai warga ayam dan telur, ” tutur Jafar.

“Selain itu kami pula ingin menyatukan seluruh pemangku kepentingan perunggasan nasional pada meningkatkan konsumsi daging mandung dan telur, ” imbuhnya. [hhw]