Kapasitas Selter Penanganan COVID-19 di Yogyakarta masih mencukupi

Merdeka. com – Selter Penanganan COVID-19 Yogyakarta telah beroperasi sejak September dengan tadbir pengelolaan yang menggunakan sistem penggunaan. Selter Penanganan COVID-19 Yogyakarta had kini masih memberikan pelayanan isolasi untuk pasien terkonfirmasi positif COVID-19 yang tidak menunjukkan gejala & kapasitasnya dipastikan masih mencukupi.

“Kapasitasnya masih mencukupi. Dalam Jumat, ada 19 orang dengan menjalani isolasi di selter, ” kata Penanggung Jawab Selter Penanganan COVID-19 Yogyakarta Agus Sudrajat, seolah-olah dikutip merdeka. com dari Antara.

Diungkap oleh Agus, Jumlah penghuni di Selter Penanganan COVID-19 belum pernah mencapai atau melebihi kapasitas maksimal yaitu 84 orang.

“Pada depan pekan ini, jumlah penghuni pada selter pernah tercatat sebanyak 36 orang. Namun, jumlah tersebut tetap berkurang meski kemudian temuan peristiwa positif COVID-19 mengalami kenaikan, ” lanjutnya.

Agus menambahkan, penanganan isolasi untuk pasien terkonfirmasi positif COVID-19 yang tidak membuktikan gejala apapun diprioritaskan untuk melaksanakan isolasi mandiri di rumah ataupun wilayah

“Jika perihal rumah atau wilayah benar-benar tak memenuhi syarat untuk melakukan isolasi mandiri, baru pasien tersebut dirujuk untuk menjalani isolasi mandiri pada selter, ” jelasnya.

Agus menegaskan bahwa konsep pengerjaan isolasi mandiri tersebut sudah sesuai dengan aturan dari Kementerian Kesehatan untuk penanganan pasien tanpa fakta.

Sementara itu, Pemimpin Harian Satgas Penanganan COVID-19 Yogyakarta Heroe Poerwadi mengatakan, sebagian luhur pasien terkonfirmasi positif adalah penderita tanpa gejala.

“Sebagian besar dari mereka menjalani isolasi mandiri di rumah. Pelaksanaan isolasi mandiri di rumah ini pula mendapat pengawasan ketat dari puskesmas dan kecamatan, ” katanya.

Ia pun memastikan bahwa pasien yang menjalani isolasi mandiri di rumah dapat memenuhi keyakinan, mulai dari kelengkapan fasilitas pada rumah atau tempat isolasi beserta kesiapan warga di sekitarnya.

“Keputusan tersebut dibicarakan dengan RT dan RW serta klub di lingkungan setempat sehingga awak yang terkonfirmasi positif bisa melakukan isolasi mandiri dengan baik, ” pungkasnya

Reporter: Dwiyana Pangesthi [snw]