Inspeksi: Jokowi Memimpin Elektabilitas Capres Jika Boleh Nyapres di 2024

Dapatkan promo member baru Pengeluaran SDY 2020 – 2021.

Merdeka. com – Parameter Kebijakan Indonesia mencatat elektabilitas Pemimpin Joko Widodo unggul jauh dari tokoh nasional dengan digadang-gadang berkontestasi di Pilpres 2024.

Patokan Politik mengemukakan pertanyaan pada responden siapa yang akan dipilih jika Jokowi masih diperbolehkan mencalonkan diri balik.

Hasilnya elektabilitas Jokowi mencapai 21, enam persen. Terpaut jauh daripada Prabowo Subianto 14 persen, Ganjar Pranowo 11, 6 persen, Anies Baswedan 9, 8, Agus Harimurti Yudhoyono 5 persen. Serta tokoh-tokoh lainnya yang tidak sampai lima persen.

“Dalam skenario Pilpres dengan Jokowi diikutsertakan, tampak Jokowi masih memimpin dengan 21, 6 persen elektabilitas, ” ujar Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia Adi Prayitno saat rilis survei dengan daring, Sabtu (5/6).

Namun, kendati Jokowi masih disukai publik untuk mencalonkan sebagai calon kepala, sebagian besar tidak setuju jika mantan Gubernur DKI Jakarta itu memimpin Nusantara tiga periode.

52, 7 Persen responden tidak setuju masa jabatan diperpanjang menjadi tiga periode. Bila Jokowi maju buat periode ketiganya, tingkat ketidaksetujuannya turun menjadi 45, 3 persen.

Sementara yang setuju Jokowi tiga periode 25, 3 persen. Secara umum yang setuju masa jabatan presiden diperpanjang menjadi 3 periode 27, 8 persen.

Adi menyimpulkan, meski Jokowi figur yang belum tergantikan sebagai presiden. Namun, jemaah masih menghormati supremasi dasar dan tegaknya demokrasi secara menghindari wacana Jokowi 3 periode.

“Secara langsung dapat disimpulkan bahwa walaupun Jokowi masih menjelma figur tak tergantikan tenggat saat ini, namun terbuka lebih menghormati supremasi norma dan tegaknya demokrasi secara menghindari wacana Jokowi tiga periode, ” katanya.

Survei Parameter Politik Indonesia memiliki sampel sebesar 1. 200 responden. Inspeksi ini dilakukan melalui ramah telepon pada 23-28 Mei 2021. Survei memiliki batas of error kurang lebih 2, 9 persen pada tingkat kepercayaan 95 upah. [ded]