Gerombolan Israel Bunuh Militan Jihad Islam dan Dua Petugas Palestina di Tepi Barat

Dapatkan promo member baru Pengeluaran HK 2020 – 2021.

Merdeka. com – Pasukan khusus Israel membunuh dua petugas keamanan Palestina di Tepi Barat yang diduduki pada Kamis, kata pihak berwenang Palestina.

Seorang narasumber Israel menggambarkan peristiwa tersebut terjadi kemungkinan karena kelengahan identifikasi selama operasi pencarian yang menargetkan orang-orang bersenjata.

Otoritas Palestina (PA) yang didukung global mengoordinasikan keamanan dengan Israel di Tepi Barat walaupun pembicaraan diplomatik telah lama terhenti.

Dilansir dari laman Antara mengutip Reuters, Kamis (10/6), awak otoritas Palestina jarang berlanggaran dengan rekan-rekannya dari Israel dan biasanya menjauhi operasi-operasi pencarian oleh Israel pada Tepi Barat.

Para pejabat Israel tak segera mengomentari insiden yang terjadi semalam di Jenin, di mana kementerian kesehatan Palestina mengatakan ada aparat ketiga yang juga terluka parah.

Seorang narasumber keamanan Israel mengutarakan bahwa seorang pria Palestina bersenjata tewas. Sumber tersebut mengatakan pasukan khusus Israel, yang beberapa di antaranya menyamar, pergi ke tanah air untuk menahan orang-orang bersenjata yang diduga baru-baru itu menyerang pasukan Israel.

Kemudian, kedua mengacaukan pihak terlibat baku arah, yang mengakibatkan terbunuhnya seorang pria bersenjata dan makan seorang lainnya yang kemudian ditahan, kata sumber tersebut.

Sumber kebahagiaan Israel itu juga menyebutkan bahwa para tentara Palestina, yang mendengar suara tembakan saat berada di kompleks terdekat, menembak ke ajaran pasukan Israel.

“Tampaknya unit yang itu tembak sedang dalam kamuflase. Pasukan kami membalas, tampaknya berpikir bahwa penembakan dari petugas keamanan Palestina adalah bagian dari bentrokan dengan orang-orang bersenjata yang pantas dicari, ” kata sumber itu.

Penguasa Palestina tidak segera memberikan rincian lebih lanjut tentang bentrokan itu.

Beberapa narasumber di Jenin mengatakan seorang anggota faksi militan Jihad Islam mati dalam insiden tersebut. Namun, kementerian kesehatan Palestina belum mengonfirmasi hal itu. [pan]