Diperiksa 12 Jam, Tommy Sumardi Dicecar Soal Suap ke Dua Jenderal Polri

Merdeka. com – Pemeriksa Direktorat Tindak Pidana Korupsi Bareskrim Polri telah memeriksa Tommy Sumardi (TS), tersangka kasus dugaan suap pada dua jenderal petugas yakni Brigjen Penuh Prasetijo Utomo dan Irjen Penuh Napoleon Bonaparte selama hampir 12 jam. Kepala Biro Penerangan Kelompok Divisi Humas Polri Brigjen Penuh Awi Setiyono mengatakan tersangka Tommy menepati janji untuk hadir di pemeriksaan. Awalnya, Tommy dijadwalkan untuk diperiksa pada Senin (24/8).

Selain Tommy, penyidik keadaan ini juga memeriksa tersangka Brigjen Prasetijo dan Irjen Napoleon.

“Tersangka TS dicecar pertanyaan oleh penyidik kurang lebih 60 pertanyaan. Tersangka PU ditanya sekitar 50 pertanyaan dan tersangka NB dicecar kurang lebih 70 pertanyaan, ” kata Awi di Bareskrim Polri, Selasa (25/8).

Menurut dia, pertanyaan diajukan pemeriksa kepada tiga tersangka ini tidak jauh berbeda dengan materi yang ditanyakan kepada tersangka Djoko Soegiarto Tjandra dalam pemeriksaan sehari sebelumnya.

“Terkait dengan pertanyaan apa saja yang disampaikan pemeriksa kepada para tersangka, tentunya tak jauh berbeda seputar pemberian suap pengurusan pencabutan red notice Djoko S Tjandra, ” ujarnya.

Usai menjalani pemeriksaan, Tommy dan Napoleon tidak ditahan oleh penyidik karena keduanya bersikap kooperatif selama menjalani pemeriksaan.

“Dari keterangan penyidik, kedua tersangka kooperatif dalam pemeriksaan, ” kata Awi.

Sementara Prasetijo memang sudah ditahan setelah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus asing yakni kasus surat jalan palsu Djoko Tjandra.

Sebelumnya, Bareskrim telah menetapkan Djoko Tjandra sebagai tersangka kasus dugaan suap pengurusan penghapusan red notice Djoko Tjandra. Selain itu, penyidik juga menetapkan status tersangka kepada Tommy Sumardi, Brigjen Prasetijo Utomo & Irjen Napoleon Bonaparte.

Dalam kasus ini, Djoko Tjandra dan Tommy Sumardi diduga berlaku sebagai pemberi suap, sedangkan Brigjen Prasetijo dan Irjen Napoleon sebagai penerima suap. [eko]